Author: Success and Wisdom,
•9:26 PM




Suatu sore di Jepang, ketika sedang merenovasi rumah, seorang pemuda mencoba untuk meruntuhkan suatu tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang dibuat dari kayu. Ketika tembok itu mulai roboh, dia menemui seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya tertancap pada sebatang paku.

Dia merasa kasihan sekaligus heran. Lalu dia memperhatikan paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disana 10 tahun yang lalu ketika rumah itu pertama kali dibuat.

Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan keadaan terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Pemuda itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya tertancap pada paku itu!

Pemuda itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya

“.Ahhhh......!

Pemuda itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.Cicak tersebut memberikan makanan yang ada dimulutnya pada cicak yang kakinya tertancap paku, pelahan-lahan, sampai makanan tersebut habis dimakannya.

Pemuda tadi pun merasa tersadarkan, dan berusaha untuk meniru perbuatan si cicak, yang notabene hanya seekor binatang kecil, namun mampu memancarkan cinta yang begitu dalam, kepada cicak yang kakinya tertancap oleh paku.

~Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Apakah kita juga bisa seperti cicak tadi, memperhatikan cicak lain yang terkena masalah, mencintainya dengan penuh kasih, tanpa mengharapkan pamrih, Mari, mulai sekarang perhatikanlah orang yang kita cinta, orang tua kita, saudara-saudara kita, maupun pasangan hidup kita, berikan kasih yang dalam kepada mereka, ingat, jangan pernah mengabaikan orang yang anda kasihi, selagi ada waktu~


Dari Saya,

Success and Wisdom

Bodhi Taruna



|
Author: Success and Wisdom,
•7:25 PM







Pada suatu sore, terlihat seorang wanita sedang duduk, sambil menunggu pesawat menuju New York, disebuah lounge bandara. Masih 1 jam lagi, dari jadwal penerbangan, diapun merasa tidak sabar, sehingga dia pun menyibukkan diri untuk menghabiskan waktu di lounge tersebut.Tanpa disengaja matanya menuju ke sebuah Mesin, yang diletakkan didekat tempat duduk wanita tersebut.

Mesin Ajaib, tulisan tersebut tertera diatasnya. Karena penasaran didekatinnya mesin tersebut sambil dibaca keterangan disamping mesin tersebut : "Masukkan koin ke lubang koin, dan mesin akan membaca diri mu"

Dimasukkannya sebuah koin, dan mesin itu pun berkata :
"Selamat sore, nama anda Jane, Tinggi 166 Cm, berat anda 50Kg, dan anda sedang menunggu pesawat menuju surabaya"

Begitu terkejut nya dia, karena semua data yang diberikannya benar semua. Karena penasarannya semakin memuncak, kembali dimasukkan koin kedalam lubang koin mesin tersebut, dan mesin itu pun berkata :
"Selamat sore, nama anda masih jane, tinggi anda masih 166cm, berat anda masih 50Kg, dan anda masih menunggu pesawat menuju surabaya"

Masih dalam penasaran, wanita tadi berpikir, mungkin mesin ini terpasang kamera tersembunyi sehingga mengenalinya dari pakaiannya, maka dia pun menuju toilet untuk menganti pakaian, dan dandanannya.

Dengan penampilan barunya, dimasukinnya koin kedalam lubang mesin tersebut, dan mesin pun berkata :
" Selamat Sore, anda masih jane, tinggi anda masih 166Cm, berat anda masih 50Kg, namun anda telah ketinggalan pesawat 15 menit yang lalu"

~Apa yang diceritakan diatas, selalu terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Tanpa kita sadarin kita terlalu sering terlibat dengan ego. Suka menyia-yiakan kesempatan yang ada, curiga dan tidak sabar menunggu datangnya kesuksesan, tanpa melakukan hal-hal yang berarti untuk memuaskan ego kita. Padahal Kesuksesan harus diraih dengan kesabaran, ketekunan, kerja keras dan semangat juang yang tinggi. Tanpa itu semua, niscaya kesuksesan akan meninggalkan kita, ingat, sukses akan menjadi milik kita, apabila kita selalu menghargai kesempatan ~

Dari Saya,

Success and Wisdom

Bodhi Taruna

(Artikel disadur dari email yang dikirimkan ke bodhitaruna@gmail.com, dan pengirim tidak dicantumkan atas permintaan pengirim)

|