Author: Success and Wisdom,
•9:56 PM






Alkisah di suatu senja, terlihat seorang pemburu memasukin hutan untuk berburu sekawanan rusa. Terlihat dia seorang pemburu yang sudah kawakan, sehingga terlihat jelas, dia sangat memahami seluk beluk hutan tersebut.

Tanpa disengaja, dilihatnya seekor serigala betina yang sedang menyantap daging kelinci, dengan seketika diarahkan laras senapannya ke serigala betina tersebut dan doorrrrr.......dengan sekejab serigala tersebut jatuh sambil menahan sakit.

Beberapa serigala dari kejauhan tampak berlari mendekati serigala yang tertembak tadi, salah seekor serigala menjilati luka tembak si serigala betina, sedangkan yang lain terlihat didekatnya menjagainya.

Sang pemburu yang melihat dari kejauhan tampak kagum dengan kerjasama yang diperlihatkan sekelompok serigala tersebut, dan dengan rasa penasaran diperhatikannya tingkah laku sekelompok serigala tersebut. Apakah kelompok serigala tersebut tetap menjaga serigala betina tersebut atau kah meninggalkannya?

Ternyata mereka tetap kompak menjagai sang serigala betina yang masih terlihat kesakitan, walaupun malam sudah datang, bahkan sekelompok serigala tersebut seperti tahu tugas mereka masing-masing, ada yang bertugas menjaga, ada yang mencari makanan untuk si serigala betina, dan yang menjilati luka si serigala betina. Sang pemburu pun mendapatkan pelajaran yang berharga dari sekelompok serigala tersebut, yaitu saling menolong dan rasa kesetiakawanan yang luar biasa, yang ditunjukkan mereka kepada serigala betina.

~Belakangan ini sejak krisis ekonomi menjatuhkan perekonomian kita, sikap egois dan penghianatan sering sekali kita jumpai di negara ini. Namun apakah dengan sikap seperti ini dapat menghilangkan semua masalah? Tentu saja tidak, malah sikap kesetiakawanan yang murni yang ditunjukkan oleh sekelompok serigala, sangat dibutuhkan untuk menjadi kita menjadi satu keluarga. Ingat dengan kebersamaan dan kesetiakawanan lah, maka kita bisa berjalan menjadi negara yang kuat dan individu yang bijaksana~

Dari Saya,

Success and Wisdom

Bodhi Taruna
|
Author: Success and Wisdom,
•7:09 PM






Seorang anak menghampiri ibunya yang sedang sibuk menyiapkan hidangan makanan malem, di serahkannya selembar kertas kepada ibunya. Sang ibu mengambil dan membaca tulisan yanga da di lembar kertas tersebut

BIAYA MEMBANTU IBU :

Biaya Mencuci Piring Rp. 10.000
Biaya Membuang Sampah Rp. 5.000
Biaya Menjaga adik Rp 25.000
Biaya Menyapu Rp 15.000
--------------
Total Rp. 55.000

Setelah membaca, sang ibu tersenyum kepada sang anak, dan kemudian diambilnya selembar kertas kosong, ditulisnya dan kemudian diserahkan ke anaknya tadi.

BIAYA MEMBESARKAN MU :

Biaya Mengandung mu selama 9 bulan GRATIS
Biaya Membesarkan mu GRATIS
Biaya menjaga mu setiap hari GRATIS
Biaya kasih sayang GRATIS
Biaya Membersihkan Popokmu GRATIS

Membaca kertas yang diberikan sang ibu, sang anak pun berlinang air mata, di tatapnya sang ibu dengan tatapan penyesalan dan dengan segera diambilnya kertas yang tadi diberikan kepada sang ibu, dan dengan segera dia pun menuliskan "LUNAS" pada kertas tersebut.

~Sungguh besar kasih sayang ibu kepada kita, dan tanpa meminta sedikit pun imbalan mereka melakukannya dengan ikhlas. Namun kadang kala kita sebagai anak terlalu egois dan perhitungan apabila mereka minta bantuan kecil kepada kita. Orang bijak tentu sangat menghargai dan menghormat orang tuanya. Karena ibu dan ayah kita adalah contoh konkret insan sukses dalam membesarkan kita. Semoga kita dapat selalu menghargai dan memberikan yang terbaik kepada kedua orang tua kita sepanjang jantung kita berdetak~

NB : Tak lupa saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibu saya yang ke-60, semoga selalu dipenuhi umur panjang dan kesehatan.

Dari Saya,

Success and Wisdom

Bodhi Taruna

(Cerita dikutip dari email yang dikirimkan ke bodhitaruna@gmail.com)

|